Google Analytics 360 Suite: Yang Perlu Anda Tahu

by : Haekal


Posted on June 19, 2017 09:00 AM
Bagikan melalui :


Google mengungkap data dari Forrester Research untuk mencari kesulitan apa yang dialami marketer saat ini. Hasil temuannya, marketer menyebut kesuksesan mereka sangat bergantung dengan kemampuan mereka mengintegrasi data analytics dengan technology advertising dan marketing lainnya. Studi ini juga mengungkap kalau marketer-marketer yang tersukses adalah yang mampu menghubungkan data marketing dengan goal bisnis mereka.

Di dunia marketing yang semakin akrab dengan istilah integrasi, bukanlah sebuah hal yang mengejutkan kalau Google menjadi pioneer dalam menghadirkan produk level enterprise yang begitu komprehensif. Google Analytics 360 hadir dengan fitur-fitur yang holistic untuk mencukupi kebutuhan online marketing melalui satu platform.

Tapi pertanyaannya: Akankah Google Analytics 360 benar-benar akan menghadirkan pengalaman yang komplit dalam ber-online marketing,  ataukah masih ada dari user yang akan kehilangan informasi kunci yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan? Karena itu kita perlu tahu apa saja hal-hal baru dari Google Analytics 360.

Apa yang Baru?

Dalam Google Analytics 360 suite, terdapat 6 produk (4 produk baru, 2 re-branded) yang bertujuan untuk menghubungkan pekerjaan harian seorang marketer.

Google Analytics 360: Sebelumnya dikenal sebagai Google Analytics Premium–berbayar, alat enterprise level untuk perusahaan-perusahaan besar.

Google Optimize 360: Produk ini membuat marketer bisa merasakan pengalaman A/B testing tanpa harus melakukan coding apapun. Dari sini, marketer bias memilah variasi halaman web/iklan yang lebih efektif untuk audience yang berbeda segmen.

Google Audience Center 360: Alat yang biasa dikenal dengan istilah ‘data management platform’ yang terikat dengan Google Doubleclick dan Adwords (juga third-party provider dan demand-side ad platforms) untuk membantu marketer berhubungan dengan customer di channel dan device yang berbeda.

Google Tag Manager 360: Rumah bagi management tag API dan site code untuk memantau workflow yang lebih efektif dan efisien dalam pengambilan keputusan.

Google Attribution 360: Alat Cross-channel attribution yang menyusuri semua informasi terkait belanja marketing untuk mengontrol seluruh performa marketing sesuai dengan channel-nya.

Google Data Studio 360: Alat yang memungkinkan marketer untuk dengan cepat dan mudah berbagi data marketing secara real-time disertai visualisasi yang bias disesuaikan untuk beragam departemen. 





Tujuan produk ini adalah membantu marketer-marketer di level enterprise untuk menghubungkan data dari ragam platform seperti  data mobile, pay-per-click, dan channel marketing offline. Penekanan pada ‘level enterprise’ berkali-kali disebutkan karena produk ini memang dating dengan harga yang cukup premium dan di custom sesuai kebutuhan perusahaan.

As marketing integration becomes even more of a top priority for marketers across multiple departments, this new suite may roll out at just the right moment. Hope you’ll get to experience the suite one day!