Bagaimana Story Telling yang Kuat Mampu Melahirkan Superhero Baru

by : Kama Adritya


Posted on December 08, 2016 10:00 AM
Bagikan melalui :


Salah satu tantangan dalam membuat sebuah tokoh atau karakter adalah bagaimana kita dapat membuat orang tertarik terhadap apa yang terjadi pada hidup karakter tersebut. Terlebih lagi pada karakter fiktif yang notabene tidak memiliki riwayat hidup yang nyata. Di sinilah pentingnya sebuah Storytelling dalam melahirkan karakter.

Hal tersebut terpampang nyata ketika kita melihat apa yang dilakukan oleh Marvel Comics sebagai ‘pabrik’-nya pencipta karakter-karakter komik. Entah sudah ada ribuan karakter superhero yang diciptakan oleh Marvel, sehingga sudah sepantasnya Marvel kita periksa resep suksesnya dalam meracik adonan superhero yang dicintai oleh jutaan pembacanya.

Ternyata, rahasianya terletak pada storytelling yang tepat. Agar dapat membuat pembacanya peduli terhadap apa yang dialami oleh si superhero baru ini, maka kisah hidup si superhero ini juga harus diceritakan dengan baik dan benar.

Kisah asal-usul dari si superhero harus dapat digambarkan tanpa bertele-tele dan diberikan sisi humanisme-nya. Karena meskipun superhero itu adalah tokoh super yang seperti dewa, namun pembaca akan tertarik terhadap cerita yang dapat mereka resapi.

Kisah perjuangan si superhero dalam memperjuangkan kebenaran akan terasa lebih real jika pembaca dapat membayangkan perjuangan yang dihadapi. Di sinilah kunci storytelling yang kuat: yaitu buat cerita yang relevan terhadap pembacanya.

Ini yang menjadi kunci keberhasilan Marvel dalam melahirkan superhero-superhero hebat mereka. Kisah seperti Spiderman yang meskipun memiliki kekuatan super bak laba-laba, namun masih harus berjuang mencari uang untuk kehidupannya sehari-hari. Ataupun Captain America yang ganteng dan kuat, namun kerap kali merasa kesepian karena semua teman-temannya yang dikenalnya sudah tidak ada.

Semua masalah-masalah yang dihadapi oleh para superhero tersebut adalah masalah-masalah yang pernah kita hadapi sehingga semua kisah tersebut terasa relevan.

Karena itu, maka tak salah jika dikatakan bahwa storytelling yang kuat dapat melahirkan superhero.